Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dokter Pembangkang yang Ungkap Epidemi AIDS di China Meninggal pada Usia 95 Tahun

Susi Susanti , Jurnalis-Selasa, 12 Desember 2023 |11:08 WIB
Dokter Pembangkang yang Ungkap Epidemi AIDS di China Meninggal pada Usia 95 Tahun
Dokter pembangkang yang ungkap epidemi AIDS di China meninggal pada usia 95 tahun (Foto: AP)
A
A
A

Dikenal sebagai "Nenek Gao", dia mengunjungi desa-desa di Henan untuk menyelidiki skala kasus AIDS. Dia dilaporkan mengunjungi lebih dari 100 “desa AIDS” dan bertemu lebih dari 1.000 keluarga. Dia sering menyumbangkan makanan, pakaian, dan sumber daya cetakan untuk AIDS, sebagian besar atas biayanya sendiri.

Pejabat Henan awalnya menutup-nutupi praktik penjualan darah tersebut, namun akhirnya menutup bisnis tersebut pada pertengahan tahun 1990an. Dr Gao terus berbicara tentang penyebaran HIV di negaranya.

"Ini lebih besar. Ini terjadi secara nasional, di mana-mana. Saya telah melihat semuanya dengan mata kepala sendiri. Penjualan darah adalah ilegal. Dulu, hal itu terbuka dan umum. Sekarang, dilakukan secara sembunyi-sembunyi," katanya dalam wawancara dengan BBC pada 2010.

Dr Gao mengklaim bahwa 10 juta orang terinfeksi HIV di Tiongkok, jauh lebih besar dari angka resmi Beijing yang berjumlah 740.000. Namun hal ini dibantah oleh para pejabat.

Meskipun ia bukan dokter Tiongkok pertama yang mengungkap epidemi AIDS, upayanyalah yang membuat situasi ini diketahui oleh Tiongkok dan negara-negara lain.

“Setelah Dr. Gao gagal membawa masalah AIDS yang disebarkan melalui stasiun pembelian darah ke perhatian pemerintah provinsi Henan, dia menyampaikan kisah tersebut kepada reporter New York Times,” kata Profesor Andrew Nathan dari Universitas Columbia, yang membantu dia untuk menetap di New York.

“Kisah epidemi AIDS yang dijual di Henan sempat dimuat di halaman depan surat kabar, dan menjadi skandal internasional, yang kemudian mempengaruhi pemerintah Tiongkok untuk mengambil tindakan untuk mengatasinya,” lanjutnya.

Hal ini menyebabkan lebih banyak liputan media mengenai temuan Dr Gao di awal tahun 2000-an. Ia juga menerima berbagai penghargaan domestik dan internasional.

Pihak berwenang Tiongkok pada awalnya bersikap lunak terhadapnya. Stasiun televisi negara CCTV memujinya sebagai salah satu tokoh yang menggerakkan Tiongkok pada 2003, dan memuji pengetahuan mendalam dan pemikiran rasionalnya yang menghilangkan prasangka dan ketakutan orang-orang, serta kasih sayang dan antusiasme tanpa pamrihnya yang seperti seorang ibu yang menghangatkan ketidakberdayaan kelompok rentan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement