ABU DHABI - Masjid Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab resmi dibuka untuk publik. Pembukaan diresmikan Menteri Energi dan Infrastruktur Persatuan Emirat Arab (PEA), YM Suhail Al Mazroei, Kepala Awqaf (Otoritas Umum untuk Urusan Islam dan Waqaf), Dr Omar Habtoor Al-Direi, Dubes RI untuk PEA, YM Husin Bagis dan Dubes PEA untuk Indonesia serta Dubes Non-Residen untuk Timor Leste, dan ASEAN, YM Abdullah Salem Aldhaheri.
Peresmian diawali tanam pohon mangga, foto bersama, sholat zuhur, dan diakhiri dengan doa bersama. Ust. Salman Alfarisi, Imam Indonesia yang bertugas untuk Masjid Presiden Joko Widodo, bertindak sebagai imam. Sholat zuhur berjamaah tersebut dihadiri Dubes ASEAN, korps diplomatik, entitas bisnis dan swasta serta WNI yang berada di Abu Dhabi dan sekitarnya.
Masjid Presiden Joko Widodo berlokasi di area diplomatik Abu Dhabi dan dilalui oleh Jalan Presiden Joko Widodo. Masjid tersebut berdiri di area seluas 3.766 m2 dan dapat menampung 2.500 jamaah.
Masjid tersebut dibangun dengan bahan yang berkualitas tinggi. Selain itu, terdapat banyak ornament kayu dan ukiran Asmaul Husna yang digunakan menghiasi masjid tersebut.
“Segera dibukanya Masjid Presiden Joko Widodo untuk masyarakat umum merupakan harapan Presiden RI saat beliau berkunjung ke UAE dalam rangka COP 28 lalu, dan hal tersebut langsung kami sampaikan kepada Pemerintah UAE. Alhamdulillah harapan tersebut