GAZA – Militer Israel membantah bertanggung jawab atas kematian dua wanita di kompleks gereja Paroki Keluarga Kudus di Gaza pada Sabtu (16/12/2023).
Dalam sebuah pernyataan terbaru pada Selasa (19/12/2023), Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan pihaknya menembak ke arah tiga orang yang mereka identifikasi sebagai “pengintai Hamas” di daerah yang sama di mana kedua wanita tersebut dilaporkan terbunuh.
Namun laporan menyebutkan bahwa kematian dua wanita tersebut tidak sesuai dengan kesimpulan dari tinjauan awal yang menemukan bahwa pasukan IDF menargetkan pengintai di tempat pengintaian musuh.
IDF mengatakan akan terus meninjau insiden tersebut.
Seperti diberitakan CNN sebelumnya, Patriarkat Latin Yerusalem, yang mengawasi Gereja-Gereja Katolik di Siprus, Yordania, Israel, Gaza, dan wilayah Palestina, melaporkan seorang penembak jitu militer Israel menembak dan membunuh seorang ibu dan anak perempuan yang berlindung di dalam gereja.
Penembakn terjadi di gereja Paroki Keluarga Kudus di Gaza pada Sabtu (16/12/2023).
Hal ini diungkapkan pernyataan dari Patriarkat Latin Yerusalem, yang mengawasi gereja-gereja Katolik di Siprus, Yordania, Israel, Gaza dan Tepi Barat.