Wahyu hanya menjelaskan, dirinya membawa dokumen perihal agenda pemanggilannya ke KPK hari ini. Lantaran masih bebas bersyarat, Dia pun menjelaskan masih melakukan bimbingan dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Semarang.
"Iya, masih (bimbingan dengan Bapas Semarang)," katanya.
Sekadar informasi, Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen Asep Guntur Rahayu menyebut pada pertengahan 2023 ini pernah mengejar buron Harun Masiku hingga ke Filipina.
Pengejaran ini dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi terkait keberadaan Harun Masiku di sana. Informasi yang didapat sudah terlebih dahulu diperiksa kembali kebenarannya.
"Waktu itu tim pernah berangkat ke Filipina, mencari. Memang ada informasi. Itu sekitar pertengahan tahun ini ya atau kalau enggak Juli setelah Juli lah," kata Asep kepada wartawan yang dikutip Rabu (29/11/2023).
(Awaludin)