Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M6,4 di Papua, Begini Analisisnya

Irfan Ma'ruf , Jurnalis-Minggu, 31 Desember 2023 |06:19 WIB
BMKG Ungkap Penyebab Gempa M6,4 di Papua, Begini Analisisnya
Ilustrasi gempa (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,4 (sebelum dimutakhirkan M6,5) mengguncang wilayah Bonggo, Sarmi, Papua pukul 00.16 WIB.

Gempa tersebut terjadi akibat adanya aktivitas sesar di Anjak Mamberamo.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar naik di zona Anjak Mamberamo," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Minggu (31/12/2023).

Dari hasil analisis mekanisme sumber, gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Dwikorita juga meralat informasi awal, Dia mengatakan parameter gempa tersebut memiliki kekuatan magnitudo M6,4 dengan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,96° Lintang Selatan 139,42° Bujur Timur.

"Atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 1 Km arah Selatan Bonggo, Sarmi, Papua pada kedalaman 50 km,' jelasnya.

Gempa bumi tersebut berdampak dan dirasakan di daerah Kabupaten Jayapura, Jayapura dan Sarmi, Wamena. Jika peristiwa tersebut terjadi pada siang hari diperkirakan banyak bermasyarakat berhanburan ke luar rumah.

"Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," jelasnya.

Sebelumnya, BMKG mendeteksi gempa mengguncang timur laut Kobagma dengan kekuatan Magnitudo 6,5.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement