Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

China Peringatkan Warganya Terhadap Jebakan Kecantikan Eksotis yang Dilakukan Mata-Mata Asing

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 26 Januari 2024 |18:47 WIB
China Peringatkan Warganya Terhadap Jebakan <i>Kecantikan Eksotis</i> yang Dilakukan Mata-Mata Asing
China peringatkan warganya terhadap jebakan kecantikan eksotis yang dilakukan mata-mata asing (Foto: Ilustrasi/Unsplash)
A
A
A

Peringatan terbaru yang dirinci secara grafis, mengatakan bahwa seorang pemandu wisata lokal mengundang Li ke tempat hiburan dewasa dan mengundangnya untuk "memilih" beberapa wanita untuk bermalam. Tidak disebutkan secara spesifik kapan dan di mana kejadian itu terjadi.

Li, yang diduga bekerja di sebuah perusahaan milik negara, tidak mengetahui bahwa aktivitasnya sedang dilacak sampai beberapa "orang asing kekar berseragam" menerobos masuk ke kamarnya dan memotretnya dalam keadaan telanjang.

Mereka kemudian menggunakan foto-foto itu untuk memeras Li dan memaksanya bergabung dengan organisasi intelijen mereka. Li pun akhirnya menyerahkan laptop kerjanya karena takut.

“Dengan cara ini, komputer yang berisi informasi rahasia selama hampir 10 tahun jatuh ke tangan organisasi mata-mata,” tambah postingan tersebut.

Kementerian menambahkan bahwa “mimpi buruk Li masih jauh dari selesai” bahkan setelah dia kembali ke Tiongkok, karena dia terus-menerus dipaksa untuk memberikan informasi rahasia kepada organisasi tersebut.

“Pada akhirnya, Li menjadi boneka karena belas kasihan kelompok intelijen asing dan telah menyebabkan kerugian besar terhadap keamanan nasional Tiongkok.” kata kementerian.

Kementerian mengatakan Li telah ditangkap dan akan menghadapi "pengadilan yang ketat".

Kementerian telah sering memposting pembaruan di halaman resmi WeChat sejak diluncurkan pada Agustus tahun lalu. Dalam sebulan terakhir, pemerintah juga memperingatkan warga agar tidak memotret peralatan militer. Kementerian juga memperingatkan terhadap organisasi yang “merekrut penggemar penerbangan sebagai sukarelawan” untuk mengirimkan data penerbangan Tiongkok ke negara lain.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement