JAKARTA - Debat Pilpres 2024 telah selesai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tuntas menggelar debat kelima untuk masing masing kandidat.
Pada Minggu 5 Desember 2024 malam menjadi debat terakhir yang menghadirkan masing-masing Calon Presiden (Capres) untuk beradu gagasan. Kini, tinggal masyarakat menentukan pilihan pada 14 Februari 2024 mendatang.
Kandidat yang beradu gagasan, yakni Capres nomor urut 1 Anies Baswedan, Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto, dan Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo. Berikut sederet fakta menarik selama berjalannya debat:
1. Bansos
Persoalan bantuan sosial (Bansos) menjadi salah satu yang diulas dalam debat. Pembagiannya yang asal-asalan dan jumlahnya yang meningkat di tahun politik disinyalir dimanfaatkan oleh pihak tertentu.
Persoalan itu muncul saat Capres 2024 nomor urut 3 --yang diusung Partai Perindo-- Ganjar Pranowo bertanya pada Capres nomor urut 1, Anies Baswedan. Ganjar menanyakan pendapat Anies terkait penyaluran bansos yang masif akhir-akhir ini, bahkan yang menjadi problem diklaim seolah-olah bantuan pihak tertentu atau kelompok tertentu.
"Bansos adalah kewajiban negara dan kita punya problem karena banyak klaim seolah-olah ini bantuan orang perorangan atau kelompok tertentu. Bagaimana Pak Anies menanggapi ini agar bansos tidak saling klaim, bisa tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan," tanya Ganjar.
Anies menjawab bahwa menurutnya, bansos adalah bantuan untuk kepentingan si penerima, bukan untuk kepentingan si pemberi bantuan.
"Dan diberikan sesuai kebutuhan, sesuai waktu. Bukan dirapel semuanya. Selain itu, bansos harus diberikan dengan pendataan yang baik, mekanismenya melalui jalur birokrasi. Bukan dibagikan di pinggir jalan," tegas Anies.
Usai debat, Ganjar menegaskan bahwa persoalan bansos menjadi isu yang aktual di publik. Publik bertanya, kenapa ada klaim dari pihak tertentu terhadap pemberian bansos.
"Selain itu, anggarannya juga meningkat dan frekuensi pemberiannya jauh lebih banyak lagi di awal tahun ini. Maka tentu kami menanyakan agar publik tahu apa yang sebenarnya terjadi," ucapnya.