4. Ganjar Kutip Jokowi Jangan Pilih Pemimpin Pelanggar HAM
Capres Ganjar Pranowo menyinggung pesan Joko Widodo (Jokowi) yang saat itu ikut kontestasi Pilpres tahun 2019 untuk tidak memilih pemimpin yang diktator dan pelanggar Hak Asasi Manusia (HAM).
“Lima tahun yang lalu dalam debat Capres 2019 saya tim kampanye Joko Widodo, beliau menyampaikan dan kita diingatkan untuk tidak memilih calon yang punya potongan diktator dan otoriter. Dan yang punya rekam jejak pelanggar HAM, yang punya rekam jejak untuk melakukan kekerasan, yang punya rekam jejak masalah korupsi,” kata Ganjar saat menutup Debat Kelima Pilpres 2024.
Ganjar pun setuju dengan pesan Jokowi yang akhirnya terpilih menjadi Presiden di tahun 2019 saat itu. “Saya sangat setuju apa yang beliau sampaikan agar kriteria ini menjadi pegangan kita semua dalam memilih pemimpin,” ujar Ganjar.
5. Tidak Saling Serang
Pada debat pamungkas ini, para Capres ternyata tak saling serang. Debat berjalan tertib, bahkan masing-masing pasangan fokus beradu gagasannya.
Hal itu juga diakui Capres Ganjar Pranowo. Menurutnya tema yang diangkat menjadi alasan hal tersebut tidak terjadi.
"Materinya, karena materinya soal seperti ini, ya terjadi seperti ini," kata Ganjar usai debat di JCC.
Dia juga mengaku tidak ada perjanjian antara para Capres untuk tidak saling menyerang dalam debat tersebut. Sebab menurut Ganjar, ketiga peserta Pilpres tulus untuk tidak melakukan tindakan saling serang menyerang.
"Oh enggak dong kita tuh tulus," sambungnya.
Debat kelima mengangkat tema seputar Kesejahteraan Sosial, Pembangunan SDM dan Inklusi. Sedangkan, sub tema dari debat pamungkas ini, yakni pendidikan, Kesehatan, ketenagakerjaan, Kebudayaan, teknologi informa, kesejahteraan sosial dan inklusi.
(Arief Setyadi )