Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Deklarasi Pemuka Lintas Agama, Pemilu Damai Abaikan Intimidasi dan Ikuti Hati Nurani

Ayu Utami Anggraeni , Jurnalis-Selasa, 06 Februari 2024 |09:28 WIB
Deklarasi Pemuka Lintas Agama, Pemilu Damai Abaikan Intimidasi dan Ikuti Hati Nurani
Forum Peduli Indonesia (Foto: MPI)
A
A
A

Dalam kesempatan yang sama, Romo kardinal Ignatius Suharyo dari Keuskupan Agung Jakarta, mengatakan bahwa komunitasnya ini tidak berpihak kepada salah satu paslon.

Pihaknya hanya menyerukan persatuan, apapun keadaannya. "Kami katakanlah para pemimpin, komunitas agama itu tidak berpihak. Kami berdiri pada di tataran moral," tegasnya.

Siapa pun presidennya nanti, Romo kardinal Ignatius Suharyo meminta agar masyarakat tidak terprovokasi dengan keadaan. "Kalau nanti siapapun yang terpilih, dan sudah diputuskan oleh lembaga yang berwenang, ya musti kita terima. Itu yang harus kita sampaikan," tambahnya.

Sementara itu, dalam Forum Peduli Indonesia Damai terdapat 5 poin yang di garis bawahi:

1. Menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab. Memilih yes!, Golput no!

2. Menentukan pilihan dengan jiwa bebas merdeka sesuai suara hati nurani sendiri. Abaikan semua rayuan, bujukan, bisikan, ajakan, tekanan dan atau ancaman. Ikuti suara hati nurani, yes! Bujukan dan intimidasi no!

3. Ikut aktif menjaga dan mengawasi seluruh tahapan pemilu agar berlangsung sesuai asas luber, jurdil, sehingga pemilu berlangsung aman, damai, dan bermartabat. Pemilu damai, luber jurdil yes! Pemilu curang no!

4. Tajamkan nalar dan suara hati. Jangan memilih mereka yang bertentangan dengan dan atau melanggar prinsip luber dan jurdil. Dukung calon yang bermartabat menjunjung prinsip luber dan jurdil. Pilih yang bermartabat, yes! Yang tidak bermartabat, no!

5. Jaga dan junjung tinggi persatuan di atas perbedaan pilihan. Persatuan bangsa, yes! Perpecahan, no!

6. Ingatkan seluruh anggota keluarga, sanak-saudara, kawan dan sahabat bahwa pemilu adalah momen penting bagi masa depan bangsa dan negara kita. Maka gunakan hak kita dengan sebaik-baiknya secara merdeka tapa perlu memusuhi mereka yang berbeda pilihan.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement