JAKARTA - Ramadhan merupakan salah satu bulan suci yang dinanti-nantikan oleh hampir seluruh umat Islam di seluruh dunia.
Tidak hanya sekedar berpuasa dan memperbanyak ibadah sepanjang bulan, namun di bulan Ramadhan, berbagai tradisi kerap dilakukan di berbagai negara. Tradisi ini hanya terjadi setahun sekali.
Setiap negara merayakan bulan diturunkannya Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW pada tahun 610 Masehi dengan aktivitas yang berbeda-beda.
Berikut 5 tradisi menarik yang biasa dilakukan saat Ramadhan dari berbagai negara, melansir Karam Foundation.
1. Orang Mesir menyalakan lentera warna-warni
Selama Ramadhan, masyarakat Mesir menghiasi jalanan dengan lentera Fanoos yang menyebarkan cahaya sepanjang bulan suci. Lentera ini melambangkan persatuan dan kegembiraan. Cerita tentang asal usul Fanoos di Mesir bermacam-macam.
Ada yang mengatakan bahwa pada hari kelima Ramadhan tahun 358 H (969 M) khalifah Fatimiyah Moaezz El-Din El-Allah pertama kali memasuki Kairo, kota yang didirikan oleh pasukannya. Saat ia tiba setelah gelap, warga datang berbondong-bondong sambil membawa lilin yang dilindungi bingkai kayu untuk mencegah ledakan, menyambut dan merayakan kedatangannya. Kemudian, struktur kayunya menjadi lentera bermotif.