Haiyani pun mengimbau masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri untuk memilih jalur prosedural, karena melalui jalur prosedural masyarakat akan mendapatkan kepastian pelindungan.
"Kami kembali mengajak semua pihak untuk mewujudkan penempatan pekerja migran Indonesia yang prosedural, profesional, dan bermartabat demi kebaikan bersama," ujarnya.
Direktur Binariksa Kemnaker, Yuli Adiratna, menambahkan, kedelapan calon pekerja migran tersebut berasal dari Karawang sebanyak tiga orang, Cianjur dua orang, dan Indramayu, Serang, NTB yang masing-masing satu orang.
Yuli menyebutkan, kedelapannya sudah bersiap diberangkatkan menggunakan pesawat Srilankan Airlines nomor penerbangan UL365, pada Sabtu kemarin sekitar pukul 14.25 WIB dan akan transit Colombo lalu diteruskan ke Doha serta Dubai. Tapi sudah keburu digagalkan petugas gabungan.
BACA JUGA: