JAKARTA - Warga DKI Jakarta mengungkapkan kekecewaan dengan pemerintah provinsi yang memangkas penerima manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Warga juga mengeluh minimnya sosialisasi pemangkasan tersebut.
Hal itu diungkapkan warga saat mengantre untuk mengurus problematika KJP dan KJMU di Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (7/3/2024). Terlihat ada ratusan warga mengantre untuk dapat layanan hari ini.
Seorang warga Salemba, Jakarta Pusat, Ratna (49) menjelaskan dirinya terpaksa mengantre sejak pagi tadi sekira pukul 06.00 WIB, agar bisa mengurus problematika KJMU anaknya yang diblokir tiba-tiba. Ia mengatakan KJMU anaknya harus didaftarkan ulang secara daring namun terkendala karena selalu gagal.
BACA JUGA: