BEKASI - Tawuran antargeng pecah di Jalan Raya Narogong, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Tawuran yang melibatkan ratusan anggota dari masing-masing geng itu menyebabkan satu orang mendapatkan luka serius.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus mengatakan peristiwa ini terjadi pada 9 Maret 2024 beberapa hari lalu. Tawuran itu sempat viral di media sosial. Dalam video amatir yang terekam, ratusan remaja itu terlihat menenteng benda sajam berukurun besar.

Tawuran Antargeng Berujung Maut, Kapolres Jaktim: Tidak Ada Korban, Sama-Sama Pelaku!
Adapun kelompok yang terlibat tawuran mengatasnamakan Geng Setu Bersatu yang bergabung dengan Geng KP2G melawan Geng Timur Everybody.
"Diperkirakan ada 100 orang masing-masing kelompok, berarti kurang lebih ada 200 orang di tempat perkara kejadian," kata Firdaus kepada wartawan, Jumat (15/3/2024).
Firdaus menyebut tawuran itu pecah bermula dari antarkelompok saling berjanjian lewat media sosial. Dalam komunikasi itu mereka akan menentukan lokasi mana yang dijadikan tempat tawuran.
BACA JUGA:
"Mereka menunjukkan kekuatan, gagah-gagahan supaya mereka terkenal," ucap dia.
Akibat peristiwa satu pelaku tawuran dari geng Timur Everybody yakni YTS harus mendapati luka serius pada bagian punggung. Saat itu, YTS langsung dilarikan diri ke rumah sakit dan menerima penanganan medis operasi 15 jahitan.
"Korban luka berat dari kelompok TE sehingga dibawa ke RS untuk pengobatan," jelas Firdaus.
Pasca kejadian ini, polisi langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi menangkap sembilan remaja S, MDA (19), MVW (20), RF (17), ME (20), DAF (25), LR (19) FKD (22) dan D yang diduga ikut terlibat.