Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Maling Bobol Toko Gasak Puluhan Handphone Senilai Rp500 Juta, Beraksi saat Sahur

Arief Setyadi , Jurnalis-Rabu, 20 Maret 2024 |05:01 WIB
5 Fakta Maling Bobol Toko Gasak Puluhan Handphone Senilai Rp500 Juta, Beraksi saat Sahur
Maling bobol toko handphone (Foto: Tangkapan layar media sosial)
A
A
A

JAKARTA - Pelaku pencurian membobol toko ponsel Fajar Store di Jalan Delima, Pekanbaru, Riau, pada Minggu 17 Maret 2024. Aksinya pun terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.

Berikut fakta-faktanya:

1. Gasak Puluhan Handphone Senilai Rp500 Juta

Maling yang membobol toko ponsel di Pekanbaru, Riau itu berhasil menggasak sebanyak 58 unit handphone berbagai merek senilai Rp500 juta.

2. Beraksi Seorang Diri saat Waktu Sahur

 

Dari rekaman CCTV terlihat pelaku beraksi seorang diri. Perisitiwa pencurian itu terjadi di waktu subuh di saat orang sedang melaksanakan sahur untuk berpuasa.

Dalam rekaman CCTV terlihat pelaku mendatangi toko menggunakan sebuah mobil minibus.

3. Bawa Alat Las

Pelaku beraksi seorang diri itu menggunakan alat las untuk memotong gembok rolling door atau pintu teralis toko. Setelah berhasil membobol pintu teralis, pelaku kemudian masuk ke dalam toko membawa kantong plastik dan kemudian menjarah puluhan ponsel yang terpajang di dalam kaca estalase.

4. Korban Sadar saat Melihat Pintu Toko Rusak

Setelah berhasil menggasak puluhan ponsel, pelaku langsung kabur dengan menggunakan mobil yang dikendarainya. Peristiwa pencurian tersebut baru diketahui setelah Manager toko bernama Reza melihat pintu teralis dalam keaadan terbuka dan kunci gemboknya sudah dirusak.

Setelah diperiksa lebih ke dalam, kondisi toko berantakan dan puluhan handphone yang terpajang di dalam kaca estalase sudah raib.

Menurut Reza, jumlah handphone yang hilang sebanyak 58 buah dengan total kerugian Rp500 juta.

5. Polisi Lakukan Penyelidikan

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kombes Bery Juana Putra mengatakan, saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan data-data untuk memburu pelaku.

Polisi juga telah memeriksa dua orang saksi dan menyita rekaman CCTV untuk kepentingan penyelidikan.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement