Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Warga Pulau Untung Jawa Mengeluh Sembako Mahal karena Ongkos Transportasi, Baznas hingga TNI AL Salurkan Bantuan

Widya Michella , Jurnalis-Sabtu, 30 Maret 2024 |22:48 WIB
Warga Pulau Untung Jawa Mengeluh Sembako Mahal karena Ongkos Transportasi, Baznas hingga TNI AL Salurkan Bantuan
A
A
A

JAKARTA - Ratusan warga Pulau Untung Jawa, Kabupaten Kepulauan Seribu terlihat mengantri di sepanjang pantai, Sabtu (30/3/2024). Mereka datang menunggu giliran untuk mendapatkan sembako gratis dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI.

Deputi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas RI Imdadun Rahmat mengatakan bahwa ada sekitar 750 paket sembako yang diberikan kepada sejumlah masyarakat. Dimana sembako tersebut terdiri dari beberapa bahan pokok seperti beras, ikan sarden kaleng, gula, kecap dan minyak.

"Paket Logistik Keluarga (sembako) kami berikan kepada warga yang membutuhkan, terutama yang memiliki strata sosial ke bawah. nilainya per paket sembako itu nilainya sekitar 200 ribu ada beras, minyak, gula, susu, kornet, ikan sarden dan lain-lain,"kata Imdadun Rahmat kepada wartawan, Sabtu (30/3)

Salah satu penerima, Muhammad Buan (62) mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan sembako tersebut. Terutama ditengah tingginya harga bahan pokok sembako saat Ramadan 2024.

"Alhamdulillah kami sangat terbantu, kalau disini (sembako) cukup mahal tiga kali lipat, beras tembus Rp17 ribu. Soalnya disini untuk transportasi lebih, belum bayar ferry, di pelabuhan pakai becak lagi, itulah pengeluaran lebih banyak,"ucap pria yang berprofesi sebagai nelayan ini.

Dia menyebut beberapa bulan terakhir, ia jarang melaut. Hal ini dikarenakan faktor cuaca yang membuatnya sulit mengais rejeki.

"Saya nelayan, itupun satu Minggu sekali dua kali ke laut tergantung cuacanya, sorenya cuaca udah buruk. Apalagi sekarang lagi sulit mencari ikan karena cuaca tidak menentukan, arus laut kotor banyak sampah, kita beruntung dapat bantuan dari Baznas,"ucapnya.

Sama halnya dengan, Dina (33) seorang ibu rumah tangga yang mengeluhkan harga beras di pulau untung Jawa. Sehingga dia sungguh terbantu dengan adanya bantuan yang diberikan oleh Baznas RI itu.

"Sangat membantu karena harga bahan pokok lagi mahal bisa dua kali lipat misalnya beras jadi Rp17 ribu sebelumnya Rp13 ribu. Alhamdulillah dapat beras 5kg bisa buat lima hari semoga lebih banyak bantuan seperti ini lagi,"kata dia.

Selain, membagikan sembako, ratusan peserta sanlat juga diajak untuk melakukan kegiatan positif lainnya. Seperti bersih-bersih pantai, masjid,hingga penanaman mangrove di sekitar pantai guna menumbuhkan jiwa kepedulian bagi generasi muda.

"Peserta dilibatkan, bagaimana menjadi bagian aksi peduli kepada sesama. Jadi ini bagian dari pendidikan, kesukarelawanan, generousity, dan berbagi,"katanya.

Sebagai informasi, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pesantren Kilat Ramadhan 1445 H bertajuk Ekspedisi Ramadhan Penuh Inspirasi (Ekspresi) yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan TNI AL.

Kegiatan Ekspresi tahun 2024 berlangsung dari 28 sampai 30 Maret 2024, diikuti 500 peserta yang merupakan siswa/siswi SMA/sederajat yang terdiri dari 310 peserta laki-laki dan 190 peserta perempuan.

Selain melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan, ratusan siswa/siswi juga dikenalkan dengan kehidupan di atas kapal perang.

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement