Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Apakah Inggris Mendukung Israel?

Maria Regina Sekar Arum , Jurnalis-Kamis, 04 April 2024 |17:35 WIB
Apakah Inggris Mendukung Israel?
Apakah Inggris mendukung Israel? (Foto: The New Arab)
A
A
A

INGGRIS - Inggris terus mendukung hak Israel untuk mempertahankan diri dari Hamas dengan menyerukan pemulangan lebih dari 100 sandera yang masih ditahan di Gaza.

Perdana Menteri (PM) Inggris dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris telah menyampaikan niatan itu dan akan terus melakukannya. Inggris juga menegaskan warga sipil harus dilindungi.

Mengutip New Arab, meskipun Amerika Serikat (AS) menentang dua resolusi gencatan senjata berturut-turut di Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB (UNGA) selama perang Gaza di Israel, Inggris tidak mendukung kedua resolusi tersebut, yang menunjukkan bahwa resolusi tersebut sangat sejalan dengan Washington.

Ini agak mengisolasi Inggris dari negara-negara Eropa lainnya, termasuk Irlandia, Prancis, Spanyol, dan Belgia, serta sekutu Inggris, Kanada dan Australia, yang semuanya mendukung inisiatif gencatan senjata Majelis Umum PBB baru-baru ini.

Meskipun beberapa negara Eropa, seperti Jerman, mendukungnya . Majelis Umum tidak mendukung usulan tersebut, Jenderal PBB dan negara lain seperti Austria malah menentangnya, London tampak semakin terkucil dari Amerika Serikat dan Israel di dunia internasional karena perang berikutnya.

Setelah serangan Hamas dan penyanderaan pada tanggal 7 Oktober 2023, London, bersama dengan negara-negara Barat lainnya, menyatakan "dukungan tegas" untuk Israel dan mengirimkan sumber daya angkatan laut dan militer untuk mempertahankannya jika terjadi perang regional.

Meskipun para menteri Inggris menegaskan kembali bahwa "Israel mempunyai hak untuk membela diri berdasarkan hukum internasional", pendapat serupa sering kali tidak diungkapkan mengenai apa yang akan terjadi jika Israel melanggar hukum internasional.

Diplomat utama UE, Josep Borrell, mengatakan bahwa pembantaian di Gaza "lebih kecil atau bahkan lebih besar dibandingkan kehancuran” yang terjadi pada Perang Dunia II yaitu kota-kota di Jerman seperti Dresden.

Alasan perbandingan ini adalah kerusakan parah pada infrastruktur dan bangunan serta fakta bahwa sekitar 85 persen warga Palestina di Gaza kehilangan tempat tinggal.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement