Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemberontakan Sadeng Jadi Penanda Gajah Mada Naik Tahta hingga Jadi Pejabat Penting Majapahit

Avirista Midaada , Jurnalis-Kamis, 04 April 2024 |05:19 WIB
Pemberontakan Sadeng Jadi Penanda Gajah Mada Naik Tahta hingga Jadi Pejabat Penting Majapahit
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

Mereka beranggapan Kembar ingkar janji dan memperdayai sang patih untuk mengepung Sadeng terlebih dahulu. Namun pesan Aria Tadah pun disambut tantangan oleh Kembar. "Kembar tidak takut kepada tuanmu!" tegas Kembar, kepada utusan dari Aria Tadah ini.

Urusan ini kembali ke istana untuk menceritakan apa yang dialaminya ketika bertemu Kembar. Gajah Mada yang telah mempunyai keinginan menaklukkan Sadeng, begitu ingin berangkat. Tapi ia pribadi tak ingin menimbulkan sengketa dan konflik dengan Kembar. Alhasil sang rani atau Raja Majapahit Tribhuwana Tunggadewi berangkat sendiri memimpin pasukan untuk menyerang Sadeng. Kemenangan pun datang untuk pasukan Majapahit.

Gajah Mada yang turut menyertai keberangkatan pasukan Majapahit ke Sadeng juga mendapat kenaikan pangkat langsung oleh raja, menjadi angabehi. Tak hanya Gajah Mada, semua peserta usai peristiwa Sadeng dan Keta diberikan kenaikan pangkatnya.

Tapi setelah itu dikisahkan pada tahun Saka 1256, gempa bumi melanda dan membuat beberapa bangunan di Majapahit luluh lantah. Dari sanalah kitab Pararaton menguraikan adanya kejadian besar tentang perubahan politik pemerintahan di Majapahit. Gajah Mada dinaikkan pangkatnya menjadi patih amangku bumi. Ia mempunyai kekuasaan untuk menetapkan jalan politik pemerintahan Majapahit.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement