Dan diketahui bahwa selain membunuh anak kandungnya dengan cara dibanting, pelaku juga melakukan KDRT terhadap istrinya Septi (17).
Kejadian yang memang sempat menghebohkan Empat Lawang itu berawal dari pelaku Firdaus tidak tahan dengan bayinya yang terus menangis, anak tersebut menangis dan sang ayah menjadi marah. Lalu ibu korban, Septi meminta suaminya untuk menggendong anaknya, tetapi ditolak oleh pelaku.
Selanjutnya ibu korban pun menjadi marah namun ia langsung ditampar oleh suaminya itu, lalu sang ibu pergi ke sungai meminta bantuan kepada masyarakat sekitar untuk diantar ke Desa Muara Danau. Sesampai di Muara Danau, Septi meminta agar anaknya diambilkan dari Desa Batu Ampar. Namun, saat ia sampai di sana, mereka menemukan tubuh anak tersebut sudah lebam diduga dianiaya oleh ayahnya sendiri.
Melihat kondisi bayi yang sudah lemas langsung dilarikan ke Puskesmas Muara Pinang, tetapi puskesmas menolak dan langsung merujuknya ke Rumah Sakit Empat lawang di Tebing Tinggi. Namun, sayangnya saat diperjalanan anak tersebut meninggal dunia. Jenazahnya kemudian dibawa pulang dan dimakamkan di Desa Lesung Batu pada pukul 18.30 WIB.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.