JAKARTA - Berbagai fakta terbaru terungkap di balik kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Dewi Arsita atau Vina Cirebon. Baru-baru, seorang pemuda bernisial Aef (30) yang dianggap sebagai saksi kunci kasus itu membeberkan hal mengejutkan di balik peristiwa terjadi delapan tahun silam.
Aef (30) merupakan warga Desa Karang Asih, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, yang pernah bekerja sebagai pencuci mobil di sebuah bengkel dan car wash tak jauh dari lokasi pembunuhan Vina dan kekasihnya Muhammad Rizky Rudiana alias Eki.
Vina dan Eki dibunuh segerombolan geng motor di Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada 27 Agustus 2016 malam. Vina turut diperkosa oleh pelaku.
Polisi menyebut pelakunya ada 11 orang. Sembilan sudah ditangkap, delapan di antaranya sudah dihukum penjara. Satu orang Pegi alias Perong baru diciduk setelah kasus ini kembali jadi sorotan publik setelah kisah Vina difilmkan dengan judul "Vina: Setelah 7 Hari" dan tayang di bioskop.
BACA JUGA:
Sementara dua pelaku lainnya masih buron yakni Andi dan Dani :
Aef kepada wartawan di Cikarang, Bekasi, pada Kamis 23 Mei 2024, menuturkan kesaksiannya :
Kenal wajah pelaku
Aef mengaku mengenali wajah para pelaku, lantara mereka setia harinya berkumpul di sebuah rumah yang ada di depan tempatnya bekerja.
Sehingga saat kejadian Aef mengenali para pelaku satu per satu.
BACA JUGA:
Sempat melapor
Aef mengaku sempat melapor kejadian itu dan ia merasa takut.
"Kebetulan saat kejadian 2016, itu gak lama kejadian itu saya melapor, berhubung saya takut sama pihak keluarga pelakunya bahwa saya yang
pelapornya akhirnya saya memutuskan untuk pulang, sekitar 2 minggu setelah kejadian," ujarnya.
BACA JUGA:
Ditanyai ayah Eki
Aef turut menceritkan pada ayahnya Eki.
"Kebetulan waktu itu ada bapaknya almarhum Eki menanyakan ke saya. Dia menanyakan apakah kamu tahu semalem ada kejadian ribut-ribut
di sini? Saya spontan bilang ya saya tahu pak. Terus kamu tahu pelaku-pelakunya? Ya saya tahu pak. Biasa nongkrong di mana? Itu pak di depan," imbuhnya.
Diperiksa Polda Jabar
Pada Kamis 23 Mei 2024 dini hari tadi, Aef kembali di minta memberikan keterangannya dari Polda Jawa Barat terkait sosok Pegy Setiawan alias perong terduga pelaku pembunuhan Vina dan Eky yang baru tertangkap.
"Ya terakhir berikan keterangan soal masalah DPO yang baru ketangkap, menanyakan apakah saudara kenal sama orang ini? Ya saya
mengenalnya cuma tidak tahu namanya. Terus apakah tahu motornya? Ya saya tahu motornya Smash warna Pink," kata Aef.
Benarkan yang ditangkap adalah Pegi alias Perong
Aef diperiksa selama 5 jam di Mapolsek Cikarang Utara oleh tim penyidik Dirkrimum Polda Jawa Barat. Dia membenarkan bahwa pelaku pembunuhan Vina yang ditangkap baru-baru ini merupakan Pegi alias Perong. Dia mengenali wajah pelaku, tapi tidak tahu namanya.
Perong sempat delapan tahun buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.