Tidak lama kemudian di antara rombongan tersebut ada yang akan berbalik arah hingga akhirnya terjadi gesekan dan terjatuh. Karena ada yang jatuh maka warga sekitar bernama Abdullah Habib Husam bermaksud untuk membubarkan kericuhan tersebut dan menolong yang terjatuh.
Tetapi Abdullah justru diserang oleh beberapa pelaku lebih dari 5 orang dengan cara disabet menggunakan Gasper sebanyak beberapa kali. Sabetan itu mengenai lengan atas tangan kiri dan lengan bawah tangan kanan. Setelah Abdullah terjatuh beberapa pelaku menginjak-injak korban di bagian kepala.
"Setelah itu diserang menggunakan senjata tajam jenis celurit mengenai bahu kiri,," tambahnya.
Setelah itu Abdullah juga diserang menggunakan Cutler beberapa kali mengenai lengan atas tangan kanan, atas telinga kiri, pangkal leher kanan, punggung kiri, bahu kiri sampai paha kanan atas dan perut. Abdullah juga sempat diserang menggunakan Pisau lipat mengenai paha kanan. Setelah Itu ditolong oleh warga dan dibawa ke Rumah Sakit
Setelah mendapatkan laporan tersebut kemudian Team Sat Reskrim yang dipimpin Kanit OPSNAL AKP Supriyadi segera melakukan olah TKP. Mereka menganalisa bahan keterangan pelapor, saksi-saksi serta rekaman CCTV.
Dan didapatkan bahwa dari hasil pendalaman tersebut, bahwa kejadian tersebut dilakukan oleh banyak orang dan sudah berhasil diidentifikasi rombongan dari pelaku. Selanjutnya pada hari Senin tanggal 17 Juni 2024 pukul 2300 WIB team Opsnal berhasil mengamankan 5 orang yang ikut dalam rombongan tersebut.
Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 5 orang tersebut, dari hasil keterangan yang didapat penyidik menyimpulkan 1 pelaku anak dengan peran melakukan kekerasan terhadap korban Abdullah dengan menggunakan cutter. Dan dari pemeriksaan anak mengakui telah melakukan perbuatan tersebut.
"Pelaku adalah IS alias Nginguk. Dia pelajar asal Umbulharjo Kota Yogyakarta," pungkasnya.
(Awaludin)