Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Beratnya Medan Neraka Gunung Potong saat Kopassus Hadapi Pemberontakan Permesta di Manado

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 23 Juli 2024 |06:53 WIB
Beratnya Medan Neraka Gunung Potong saat Kopassus Hadapi Pemberontakan Permesta di Manado
A
A
A

PERJUANGAN Rakyat Semesta atau Permesta merupakan gerakan militer di Indonesia yang menuntut otonomi daerah dan menolak pemerintahan Indonesia yang sentralistik di Pulau Jawa.

Didirikan di Makassar pada 2 Maret 1957, gerakan pemberontakan Permesta meluas ke daerah lain di Sulawesi dan berlangsung hingga 1960. Markas Permesta awalnya di Makassar, kemudian pindah ke Manado.

Pemerintah pusat di Jakarta melancarkan operasi militer untuk menumpas Permesta dengan mengirim Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD) yang sekarang dikenal dengan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Korps Komando Operasi (KKA) yang kini namanya jadi Korps Marinir.

Pasukan elite tersebut berhasil menguasai Manado dan wilayah-wilayah yang dikuasai Permesta. Termasuk Gunung Potong di Manado yang merupakan basis pertahanan Permesta.

Gunung Potong terletak diantara Bukit Conggaan dan Patahan. Susunan pertahanannya berlapis-lapis di antara bukit berbatu, di setiap lubangnya terdapat senjata berat, dan medannya sangat menguntungkan musuh. Pasukan Permesta di Gunung Potong dipimpin oleh Mayor Permesta Yan Timbuleng.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement