Kekhawatiran akan konflik yang lebih luas di Timur Tengah telah meningkat menyusul pembunuhan baru-baru ini terhadap para pemimpin senior Hizbullah dan Hamas.
Pada Minggu (11/8/2024), AS mengonfirmasi telah mengirim kapal selam rudal berpemandu ke kawasan itu sebagai tanggapan atas kekhawatiran ini. Kapal selam itu dapat membawa hingga 154 rudal jelajah Tomahawk, yang digunakan untuk menyerang target darat.
AS juga telah memerintahkan kelompok penyerang kapal induk USS Abraham Lincoln, yang membawa jet tempur F-35C, untuk mempercepat perjalanannya ke sana. Kapal itu sudah dalam perjalanan untuk menggantikan kapal AS lainnya di kawasan itu.
(Susi Susanti)