"Saya tujuh tahun Pak Bapak Ibu, sebelum pulang ke Indonesia, saya itu pekerja juga di negara orang. Saya dipecat, saya masih ingat, gara-gara visa-nya expired atau kadaluarsa. Yang salah bukan saya, yang salah perusahaan," tutur Kang Emil.
"Dia cuma memanggil saya, dia bilang, 'Ridwan, visa kamu habis besok.' Saya bilang, 'ya salah Ibu dong, harusnya dikasih tahu tiga bulan sebelumnya, sehingga bisa diperpanjang.' Sehingga saya tahu visa saya habis, dan perusahaan besar tadi tidak bisa memperkerjakan pekerjaan ilegal," imbuhnya.