Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Antisipasi Cuaca Ekstrem di Indonesia Bagian Timur, BMKG Koordinasi dengan BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Minggu, 02 Februari 2025 |05:47 WIB
Antisipasi Cuaca Ekstrem di Indonesia Bagian Timur, BMKG Koordinasi dengan BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menyebutkan, bakal berkoordinasi dengan BNPB untuk bersama-sama melakukan modifikasi cuaca di Indonesia bagian Timur mengingat kawasan Indonesia bagian Timur saat ini mengalami tren peningkatan curah hujan mulai dari lebat hingga ekstrem.

"Memang trennya ini salah satu pemicu cuaca ekstrem itu ada latar belakang beberapa fenomena, seperti La Nina dan Madden Julian Oscillation. Ini (BMKG) sedang berkoordinasi dengan BNBP, kita juga melakukan modifikasi cuaca bergerak ke arah (Indonesia bagian) Timur karena Timur sekarang sudah mulai meningkat hujannya," ujarnya dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Sabtu (1/2/2025).

Menurutnya, sebelumnya BMKG bersama BNPB melakukan modifikasi cuaca di kawasan Indonesia bagian Barat, yang mana hingga kini pun masih dilakukan. Ke depan, BMKG bersama BNPB bakal melakukan modifikasi cuaca di kawasan Indonesia bagian Timur, khususnya NTT, NTB, dan Papua yang berpotensi terjadi hujan ekstrem hingga bisa berdampak pada potensi banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor.

Modifikasi cuaca sendiri dilakukan bukan untuk mencegah terjadinya hujan, tapi untuk menurunkan intensitas hujan.

"Maksudnya modifikasi cuacanya ini bukan tuk mencegah hujan, tapi tuk mengurangi intensitas hujan. Misalnya harusnya hujan lebat menjadi hujan lebih menurun curah hujannya menjadi sedang atau hujan ekstrem menjadi cukup lebat saja. Karena saat di puncak musim hujan ini tak mudah melakukan modifikasi cuaca, yang awan-awannya tumbuh sangat cepat dan masif," tuturnya.

 

Sementara itu, Plt Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Endarwin mengungkapkan, modifikasi cuaca itu dilakukan sebagai langkah antisipasi ancaman hidrometeorologi ekstrem di Indonesia). Modifikasi dilakukan bersama BNPB, yang mana telah dilakukan pada bulan Januari 2025 kemarin dan hingga kini pun masih  berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia.

"Modifikasi cuaca kami berkoordinasi dengan BNPB, selama bulan Januari ini di beberapa wilayah Indonesia, kami sudah laksanakan, baik menggunakan anggaran dari BMKG sendiri maupun dari kerja sama dengan BNPB. Seperti yang sudah dilaksanakan di Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan Jawa Timur saat ini sedang berlangsung. Operasi modifikasi cuaca tuk antisipasi hidrometeorologi basah baik yang sudah berlangsung dan akan dilakukan," bebernya.

Adapun BMKG Wilayah V Jayapura sendiri telah melakukan pemetaan potensi hujan ekstrem di Papua, baik di Provinsi Provinsi Papua, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pengunungan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya selama tanggal 1-3 Februari 2025, yang mana masyarakat bisa melihatnya di website resmi BMKG Wilayah V Jayapura.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement