Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pramono Berkelakar Terkait Ingub 2/2025 soal Efisiensi Anggaran APBD 2025

Muhammad Refi Sandi , Jurnalis-Minggu, 02 Februari 2025 |10:15 WIB
Pramono Berkelakar Terkait Ingub 2/2025 soal Efisiensi Anggaran APBD 2025
Pramono Anung berkelakar soal efisiensi anggaran (Foto : Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi resmi menandatangani Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Efisiensi dan Penyesuaian Belanja Tahun Anggaran 2025, pada Kamis 30 Januari 2025. 

Instruksi tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jakarta terpilih periode 2025-2030, Pramono Anung berkelakar apabila dikasih snack atau makanan ringan terlalu banyak tidak senang karena bikin gendut. Namun, Ia akan mempelajari detail terkait efisiensi anggaran.

"Ya nanti kami pelajari ya. Tapi yang jelas saya dan Bang Doel Kebetulan kalau dikasih snack terlalu banyak, kita bukan seneng, kita gak senang, bikin gendut ya," ujar Pramono kepada wartawan di Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu 1 Februari 2025.

Sebelumnya, Teguh dalam Ingub 2/2025 mengarahkan seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan review atas anggaran belanja Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kepala Perangkat Daerah (SKPD)/Unit Kepala Perangkat Daerah (UKPD) Tahun Anggaran 2025 sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing. 

“Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran tanpa mengganggu program prioritas bagi masyarakat,” kata Teguh dalam keterangannya dikutip, Jumat 31 Januari 2025.

Dengan diberlakukannya Instruksi Gubernur ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk menerapkan pengelolaan anggaran yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Berapa jumlah efisiensinya baru akan kita ketahui setelah nanti menggelar Rapat Pimpinan dengan semua SKPD, sekitar tanggal 6 Februari dapat kami sampaikan," ujarnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement