Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kaki Bocah di Nias Selatan Ternyata Bukan Patah Dianiaya Tante, Begini Hasil Pemeriksaan Medis

Jonirman Tafonao , Jurnalis-Minggu, 02 Februari 2025 |19:39 WIB
Kaki Bocah di Nias Selatan Ternyata Bukan Patah Dianiaya Tante, Begini Hasil Pemeriksaan Medis
Kapolres Nias Selatan, AKBP Ferry Mulyana Sunarya menunjukkan hasil pemeriksaan medis anak korban penganiayaan (Foto: Jonirman Tafonao/Okezone)
A
A
A

NIAS SELATAN - Sempat beredar di media sosial menyebut kaki bocah perempuan NN (10) patah diduga akibat penganiayaan yang dilakukan tantenya. Kapolres Nias Selatan, AKBP Ferry Mulyana Sunarya mengklarifikasi hal tersebut dengan berdasarkan hasil pemeriksaan medis.

Ferry Mulyana menjelaskan, dugaan patah tulang yang sempat viral di media sosial tidak benar. Hasil pemeriksaan radiologi menunjukkan bahwa kondisi fisik korban merupakan kelainan bawaan sejak lahir, bukan akibat penganiayaan.

"Berdasarkan hasil rontgen, tidak ditemukan patah tulang akibat kekerasan," jelas AKBP Ferry sambil menunjukkan hasil medis kepada wartawan saat konferensi pers, Sabtu (1/2/2025).

Ia memaparkan, kepolisian telah menetapkan satu tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap NN. Pelaku berinisial D (18), yang merupakan kerabat atau tante korban. D ditetapkan tersangka setelah polisi lakukan pemeriksaan terhadap sembilan saksi.

“Penetapan tersangka didasarkan pada keterangan saksi yang menunjukkan adanya tindak kekerasan terhadap korban dan setelah korban divisum menunjukkan kekerasan bagian luka luar lebam dipaha kiri atas sebesar tiga sentimeter,” ungkap Ferry.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement