Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gibran Ungkit Greenflation saat Debat Pilpres: Ada yang Bingung dan Meremehkan

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Kamis, 24 Juli 2025 |23:44 WIB
Gibran Ungkit Greenflation saat Debat Pilpres: Ada yang Bingung dan Meremehkan
Wapres Gibran Rakabuming Raka (Foto: Danandaya Arya Putra/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali mengungkit isu greenflation yang sempat ia sampaikan saat debat Pilpres 2024. Saat itu, banyak pihak yang mengaku bingung, bahkan ada yang meremehkan istilah inflasi hijau tersebut.

Hal ini disampaikan Gibran dalam acara Puncak Green Impact Festival 2025 di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (24/7/2025). 

Gibran menekankan isu tersebut sangat penting, sehingga ia membawanya ke dalam forum debat Pilpres. “Coba kita ke slide greenflation. Ini pernah ramai pada waktu debat Pilpres. Ada yang bingung, ada yang meremehkan, ada yang bilang ini nggak penting. Ini penting sekali. Setuju nggak?” ujar Gibran yang disambut dengan jawaban “setuju” oleh para hadirin.

“Ini pada lihat debat Pilpres nggak kemarin? Saya yang bahas greenflation, saya yang bahas carbon capture, carbon storage, ini tantangan ke depan,” sambungnya.

 

Gibran menyampaikan di sejumlah negara besar, transisi ke energi hijau dilakukan secara tergesa-gesa sehingga akhirnya memicu inflasi. “Kalau kita lihat di negara-negara besar, saya nggak tahu ya, mungkin terlalu ambisius, terlalu bersemangat, terjadi yang namanya inflasi karena transisi ke energi hijau yang terlalu gegabah,” ujarnya.

Karena itu, Gibran mengimbau agar transisi energi dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah dan industri kecil.

“Makanya ke depan kita harus hati-hati, jangan sampai masyarakat, rakyat kecil, industri kecil terdampak karena hal-hal seperti ini,” ujar Gibran.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement