Terkait penundaan groundbreaking Taman Bendera Pusaka yang seharusnya digelar hari ini, Chico menyatakan hal tersebut bukan karena aksi demo, melainkan karena menyesuaikan dengan jadwal padat Pramono Anung.
“Masih menyesuaikan dengan jadwal Pak Gubernur yang padat. Nggak juga (karena demo),” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan pedagang, Fahmi Akbar, menyatakan bahwa pedagang yang menolak relokasi sudah terdata resmi di Dinas PPKUKM Jakarta Selatan. Ia menilai pembangunan Taman Bendera Pusaka tidak memiliki urgensi yang jelas.
“Ini bentuk penolakan pedagang yang sudah puluhan tahun di sini dan menjadi ikon Jakarta. Mereka pedagang resmi yang terdaftar di Dinas PPKUKM Jakarta Selatan. Oleh karena itu, sebagai amanat konstitusi, pemerintah wajib melindungi pekerja UMKM,” tegas Fahmi.
“Kami tidak melihat urgensi pembangunan itu. Para pedagang sudah puluhan tahun di sana dan menjadi memori kolektif warga Jakarta. Pekerja UMKM harus dilindungi oleh negara. Teman-teman pedagang tetap ingin bertahan di Pasar Barito,” lanjutnya.
Sebagai informasi, massa aksi membawa sejumlah alat peraga berupa spanduk berisi penolakan relokasi dari Pasar Hewan Barito.
“Tolak relokasi!” pekik massa pedagang.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.