Effendi menegaskan, bahwa tugas utama PAM Jaya adalah menyediakan air bersih terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Jangan sampai perubahan badan hukum mengaburkan fungsi utama ini, karena hak rakyat atas air bersih harus selalu diutamakan,” tuturnya.
Dengan mempertimbangkan kondisi riil, buruknya pelayanan saat ini, serta potensi komersialisasi yang merugikan rakyat, DPW Partai Perindo DKI Jakarta menolak tegas rencana privatisasi PAM Jaya. Bagi Perindo, air bersih adalah kebutuhan mendasar yang tidak boleh diperlakukan semata sebagai komoditas bisnis.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.