JAKARTA - Seorang mayat pria ditemukan di kamar mandi ITC Fatmawati, Jakarta Selatan. Belum diketahui penyebab kematian korban.
Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Endy Mahandika menjelaskan, penemuan mayat itu bermula kala saksi IS melihat mayat tergeletak di kamat mandi ITC Fatmawati. Korban pun sudah tergeletak dengan posisi miring ke kanan.
"Lalu saksi IS memberitahukan kepada saksi II YLL pada saat sedang berjaga di lantai dasar bahwa ada seorang laki-laki tergeletak didalam toilet lantai I," kata Endy dalam keterangannya, Rabu (15/10/2025).
Kemudian IS dan saksi YLL langsung menuju ke toilet lantai I dan melihat korban dengan posisi tergeletak miring kanan. "Dan melihat darah di sekitar korban," ucap Endy.
Melihat mayat itu, kedua saksi langsung melaporkan ke Bhabinkamtibmas, Kelurahan Cipete Utara. Polisi yang datang langsung memeriksa TKP.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru Kompol Suparmin mengungkapkan, hasil olah TKP menunjukan tak ada kekerasan pada mayat tersebut. Namun, ia menduga, korban itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya.
"Dari olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan setelah ketemu keluarganya, memang dia ada sakit," ucap Suparmin.
Bahkan, kata Suparmin, keterangan itu diperkuat dari pengakuan rekan kerja korban. Ia berkata, korban telah tak masuk kerja 4 hari akibat sakit TBC.
"Temannya juga bilang dia sakit, sudah enggak masuk 4 hari. Kemarin baru masuk kerja itu. Keluarganya juga bilang pas keterangan dari keluarga juga sakit TBC, lah," ucapnya.
"Muntah darah dia, muntah di situ. Banyak di TKP banyak darah, kan, tahunya pikir pembunuhan, padahal enggak, bukan pembunuhan sih," katanya.
Kendati demikian, Suparmin memastikan, korban meninggal bukan dibunuh dan darah yang keluar bukan akibat tindak kekerasan, melainkan penyakit yang diderita.
"Enggak, darah banyak karena dia muntah, ya, darah, kelihatan darah, keluar darah, kan. Dari mulutnya banyak darah," ucap Suparmin.
"Karena terus dia jatuh, kan, mungkin lagi kencing, kan. Muntah, terus jatuh, nyangkut ke miring, kan. Sempat kena kayak gitu kali," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )