Pemecatan Jenderal Marcano Tábata merupakan salah satu perubahan pertama pada pejabat senior di lingkaran dalam presiden. Selain bertanggung jawab atas pengawal presiden, Jenderal Tábata juga memimpin unit kontraintelijen militer Venezuela, DGCIM.
Militer Venezuela menyatakan bahwa 23 anggotanya, termasuk lima jenderal, tewas dalam serangan AS.
(Rahman Asmardika)