Di luar aspek simbolik tersebut, Ivan menegaskan substansi utama retret kabinet jilid kedua adalah evaluasi menyeluruh atas capaian pemerintahan sejak 20 Oktober 2024. Presiden memaparkan lebih dari 30 capaian besar yang disebut sebagai langkah transformasi bangsa, yang digambarkan dalam sebuah video sebelum sesi taklimat.
“Presiden mengevaluasi capaian yang sudah berjalan sekaligus memberikan arahan ke depan, terutama dalam menghadapi dinamika politik dalam negeri dan situasi global,” ujarnya.
Dalam retret ini, sekitar 12 hingga 15 menteri diminta menyampaikan paparan kinerja. Presiden juga meminta masukan langsung dari para menteri dan wakil menteri guna merumuskan langkah percepatan kebijakan.
Sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan, antara lain swasembada pangan dan energi, penanganan bencana, sekolah rakyat, serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Seluruh agenda tersebut merupakan bagian dari strategi transformasi bangsa yang menjadi pijakan arah pembangunan nasional.