Suhu malam di Gaza telah turun hingga serendah 9 derajat Celsius dalam beberapa hari terakhir.
Dalam sebuah pernyataan, Pertahanan Sipil Gaza memperingatkan akan adanya "bencana" akibat "sistem tekanan rendah yang menyebabkan kerusakan serius pada tempat-tempat penampungan sementara, dan ribuan tenda rusak total".
Mereka juga mendesak warga untuk mengamankan tenda mereka agar tidak tertiup angin, mengingat rumah mobil tidak diizinkan masuk.
“Apa yang terjadi bukanlah krisis cuaca, tetapi akibat langsung dari pencegahan masuknya bahan bangunan dan terganggunya rekonstruksi, karena orang-orang tinggal di tenda-tenda yang robek dan rumah-rumah yang retak tanpa keamanan atau martabat,” kata Juru Bicara Pertahanan Sipil Mahmoud Basal.