Namun, ia tanpa merinci otoritas hukum yang akan digunakan atau apakah tarif tersebut menyasar seluruh mitra dagang Iran. Pihak Gedung Putih belum memberikan komentar lebih lanjut.
Tekanan Ekonomi dan Politik
Misi Iran untuk PBB di New York menolak berkomentar mengenai pengumuman tarif tersebut. Iran, yang sudah berada di bawah sanksi berat AS, mengekspor sebagian besar minyaknya ke China, dengan Turki, Irak, Uni Emirat Arab, dan India sebagai mitra dagang utama lainnya.
Trump sebelumnya telah memperingatkan para pemimpin Iran bahwa AS akan melakukan serangan jika pasukan keamanan melepaskan tembakan ke arah demonstran. Pada Minggu, ia menyebut AS kemungkinan akan bertemu dengan pejabat Iran dan menyatakan dirinya telah menjalin kontak dengan pihak oposisi Iran.
Para pemimpin Iran kini menghadapi demonstrasi sengit yang berkembang dari keluhan kesulitan ekonomi menjadi tuntutan pengunduran diri rezim ulama yang telah lama berkuasa.
(Arief Setyadi )