Pihak berwenang di Teheran menegaskan bahwa mereka “tidak bermaksud membawa negara ini menuju perang. Namun, kami tidak akan membiarkan para penjahat lolos begitu saja,” baik di dalam maupun di luar Iran, tambahnya.
Dalam laporan lain, Reuters mengklaim bahwa seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada kantor berita tersebut bahwa Teheran telah memperingatkan negara-negara tetangganya bahwa mereka dapat menargetkan pangkalan AS di Timur Tengah jika Washington memenuhi ancamannya menyerang Republik Islam.
Menurut Khamenei, “agen-agen” AS dan Israel “membunuh beberapa ribu orang” selama kerusuhan. Mereka juga “merusak” 250 masjid dan lebih dari 250 lembaga pendidikan, serta merusak jaringan listrik dan fasilitas kesehatan.
(Rahman Asmardika)