Sementara itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta unsur relawan menghentikan sementara proses pencarian dan evakuasi akibat kondisi lapangan yang tidak memungkinkan.
Operasi pencarian rencananya akan kembali dilanjutkan pada esok hari. Hingga saat ini, masih terdapat korban yang diduga tertimbun dan belum berhasil dievakuasi.
Tim DVI menyampaikan bahwa proses identifikasi dapat berlangsung lebih cepat apabila kondisi jenazah ditemukan dalam keadaan utuh dan dilengkapi identitas pendukung.
Namun, untuk jenazah berupa potongan tubuh tertentu, seperti bagian kaki atau tangan, dibutuhkan waktu lebih lama guna proses pencocokan data ante mortem.
(Awaludin)