Yasbun menyebut Michael telah mengirimkan tim Satgassus Garuda ke sejumlah titik di provinsi paling barat Indonesia tersebut. Satgassus ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Sumatra pascabencana.
“Dengan tugas dan fungsi yang bersifat global sebagai palang pintu terakhir Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta memiliki detail tugas yang bersifat tertutup,” tuturnya.
Ia menegaskan, sumber dana yang digunakan Satgassus Garuda untuk percepatan pemulihan pascabencana tidak berasal dari pemerintah.
“Untuk sumber dana, kami tidak meminta kepada pemerintah. Kami mencari donasi dari pihak-pihak yang tergerak hatinya untuk membantu, termasuk mereka yang tidak ingin disebutkan namanya, demi membantu saudara-saudara kita di Aceh,” pungkasnya.
(Awaludin)