Seorang perwira polisi senior, Atta-ur-Rehman, menyatakan di Gwadar, militan menyerang sebuah kamp yang menampung pekerja migran, menewaskan 11 orang. Korban tewas termasuk lima pria, tiga wanita, dan tiga anak-anak.
Pasukan keamanan menewaskan enam militan di Gwadar setelah menanggapi serangan tersebut, katanya.
Para pejabat mengatakan situasi kritis di Noshki, sebuah distrik di Balochistan, setelah militan menculik administrator sipil tertinggi di daerah tersebut. Ia mengatakan dalam sebuah video di media sosial bahwa ia berada dalam tahanan militan. Reuters tidak dapat memverifikasi video tersebut secara independen.
Orang-orang bersenjata sempat memblokir jalan di beberapa bagian Quetta dan sebuah ledakan terdengar di dekat area keamanan tinggi, kata pihak berwenang, meskipun mereka kemudian mengatakan situasi telah terkendali.
Para pejabat keamanan mengatakan dalam pesan teks bahwa pasukan telah menanggapi serangan tersebut secara efektif dan operasi pembersihan masih berlangsung.
Balochistan adalah provinsi terbesar namun termiskin di Pakistan dan telah menghadapi pemberontakan selama beberapa dekade oleh kelompok militan etnis Baloch. Pakistan mengatakan kekerasan tersebut didukung oleh aktor asing, tuduhan yang dibantah oleh India.
(Erha Aprili Ramadhoni)