Dalam pesan lain, asisten Epstein yang sudah lama bekerja dengannya, Lesley Groff, mengirimkan alat uji DNA kepada Al-Ahmadi, tidak jelas untuk apa.
Epstein jarang berkomunikasi langsung dengan Al-Ahmadi dalam korespondensi tersebut. Dalam sebuah email, ia bertanya kepada Groff: “Bisakah saya mampir ke rumah Jeffrey hari ini sebelum saya meninggalkan NYC? Untuk mengucapkan selamat tinggal dan selamat ulang tahun. Saya hanya butuh 15 menit.”
Secara terpisah, sebuah memo FBI yang dirilis pada Jumat (30/1/2026) malam mengatakan Epstein bekerja sama dengan intelijen AS dan Israel. “Epstein dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak, dan dilatih sebagai mata-mata di bawahnya,” tambah memo tersebut.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.