Pesan itu, kata Sigit, merupakan suatu amanah ataupun wasiat dari Eyang Meri. Tentunya, pesan tersebut harus terus dikumandangkan serta menjadi semangat bersama bagi seluruh keluarga besar Polri di mana pun berada untuk terus melanjutkan pesan serta nasihat Eyang Meri.
"Karena setiap beliau menyampaikan, Eyang Meri pada saat terakhir berpesan, tolong jaga dan titip institusi Polri, tolong jaga dan titip Polri," ucap Sigit.
Sigit menegaskan, pesan dari Eyang Meri memiliki makna mendalam. Polri ke depannya harus bisa meneladani dan memberikan perlindungan serta pengayoman kepada masyarakat serta bertanggung jawab terhadap keamanan.
"Sebagaimana tugas pokok kami dan doktrin kami untuk menjaga tata tentrem kerta rahardja. Saya kira banyak hal yang kami kenang dari Eyang Hoegeng. Selamat jalan Eyang Meri, kami terima kasih atas apa yang telah beliau berikan kepada kami. Warisan dari pendahulu, utamanya almarhum Hoegeng Iman Santoso, tentunya akan terus menjadi api yang menggelora di seluruh keluarga besar Polri untuk menjaga wasiat dan warisan tersebut," pungkasnya.
(Arief Setyadi )