Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pesawat Smart Air Ditembaki KKB, Menko Polkam Minta TNI-Polri Segera Pulihkan Situasi

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Kamis, 12 Februari 2026 |18:19 WIB
Pesawat Smart Air Ditembaki KKB, Menko Polkam Minta TNI-Polri Segera Pulihkan Situasi
Menko Polkam Djamari Chaniago (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menyatakan personel TNI dan Polri telah bergerak cepat melakukan upaya evakuasi korban dan pemulihan kondisi keamanan setelah insiden penembakan pesawat Smart Air oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan.

"Saya pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih terhadap apa yang sudah dicapai sampai saat ini oleh kepolisian yang membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik. Dan secara khusus saya menyampaikan terima kasih pada Kapolda Papua yang telah menyelesaikan masalah penembakan dua pilot oleh Kelompok Bersenjata di Papua," kata Djamari dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri yang digelar di The Krakatau Grand Ballroom, TMII, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Sejak pertama kali menerima laporan terjadinya insiden tersebut, ia mengaku telah memberikan perhatian serius terhadap perkembangan situasi di lapangan. Langkah-langkah koordinatif diambil guna memastikan proses evakuasi berjalan aman, tertib, dan lancar.

Selain itu, koordinasi dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan yang dapat membahayakan masyarakat. Djamari berharap TNI dan Polri dapat segera memulihkan situasi keamanan di wilayah tersebut agar aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

Ia menekankan pentingnya kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan lembaga-lembaga terkait dalam memperkuat pengamanan, termasuk keamanan sarana dan prasarana seperti bandara-bandara perintis yang memiliki peran strategis dalam konektivitas dan distribusi logistik di daerah terpencil.

"Terima kasih atas kesigapannya, dan rakyat pun menyampaikan itu pada kita semua," ujar Djamari.

Menurutnya, negara bertanggung jawab dan akan selalu hadir untuk melindungi keselamatan serta keamanan seluruh warga negara Indonesia di mana pun berada. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor demi memastikan setiap insiden dapat ditangani secara cepat, terukur, dan efektif.

Dalam Rapim Polri tersebut, Djamari juga menyampaikan arahan yang menitikberatkan pada terwujudnya sinergitas semua unsur dalam menjamin kondusivitas keamanan dan stabilitas politik di Indonesia. Menurutnya, TNI maupun Polri tidak akan bisa melaksanakan tugas dengan lancar tanpa sinergi.

"Tidak akan ada perjalanan kepolisian yang rapi sampai sasaran kalau tidak bersama dengan komponen lain, tentara juga sama. Oleh karenanya rasa persatuan di antara kita harus tetap dijaga," ucapnya.

"Juga tidak hanya berdua antara TNI dan Polri, ada juga komponen lain, bahkan ada masyarakat tempat kita mengabdi. Oleh karena itu jaga betul kepercayaan yang ada di lingkungan rakyat terhadap kita," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement