Lokasi tersebut lalu diserahkan kepada KKO, dan RPKAD melanjutkan bergerak ke depan. Mereka menghadapi musuh lagi dan terjadi pertempuran sengit selama 2 jam.
Tanggal 3 September 1958, pukul 6 pagi, pertahanan Permesta di Gunung Potong dapat dikuasai seluruhnya oleh RPKAD.
Dengan keberhasilan itu, pasukan Permesta kembali melakukan gerilya yang ditumpas oleh operasi lanjutan yang dilakukan oleh calon RPKAD dari Batalyon 2/RPKAD di bawah pimpinan Kapten Seno Hartono dan Kapten S. Soekoso.
(Fahmi Firdaus )