“Kami tidak akan melakukan itu,” kata Francken, membedakan antara potensi bantuan pertahanan kepada mitra regional dan partisipasi dalam serangan yang ia gambarkan sebagai “bertentangan dengan hukum internasional.”
Francken mencatat bahwa Belgia dapat menanggapi permintaan resmi dari negara-negara seperti Yordania atau Uni Emirat Arab berdasarkan hukum internasional, dan bahwa kewajiban Uni Eropa dapat mengharuskan bantuan kepada Siprus yang dikelola Yunani jika diperlukan. Namun, ia menekankan bahwa bergabung dalam serangan terhadap Iran adalah masalah yang terpisah.
Pernyataan tersebut mencerminkan kehati-hatian yang meningkat di Uni Eropa seiring meluasnya konflik setelah serangan AS-Israel terhadap Iran dan serangan rudal serta drone balasan Teheran di seluruh kawasan.
Sebelumnya, Spanyol juga menolak mengizinkan AS menggunakan pangkalan militernya untuk menyerang Iran. Sikap itu ditegaskan Madrid meski Presiden Donald Trump mengancam akan mengakhiri hubungan dagang AS dengan Spanyol.