Tidak diketahui berapa lama investigasi akan berlangsung atau bukti apa yang masih dicari sehingga penyelidikan belum dapat diselesaikan.
Sekolah putri di Minab, Iran selatan, dihantam pada Sabtu, hari pertama serangan AS dan Israel di negara itu. Duta Besar Iran untuk PBB di Jenewa, Ali Bahreini, mengatakan serangan itu menewaskan 150 siswa. Reuters tidak dapat secara independen mengonfirmasi jumlah korban tewas.
Gedung Putih tidak berkomentar langsung mengenai penyelidikan tersebut. Namun, Sekretaris Pers Karoline Leavitt mengatakan dalam pernyataan kepada Reuters: “Meskipun Departemen Pertahanan saat ini sedang menyelidiki masalah ini, rezim Iran-lah yang menargetkan warga sipil dan anak-anak, bukan Amerika Serikat.”
Ditanya tentang insiden tersebut dalam konferensi pers pada Rabu, Hegseth menegaskan: “Kami sedang menyelidikinya. Tentu saja, kami tidak pernah menargetkan sasaran sipil. Tetapi kami sedang meninjau dan menyelidikinya.”