Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapolri Ungkap Upaya Presiden Perkuat Kemandirian Bangsa di Tengah Dinamika Global

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Minggu, 08 Maret 2026 |15:57 WIB
Kapolri Ungkap Upaya Presiden Perkuat Kemandirian Bangsa di Tengah Dinamika Global
Kapolri Ungkap Upaya Presiden Perkuat Kemandirian Bangsa di Tengah Dinamika Global (Ist)
A
A
A

PALEMBANG - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap upaya Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian bangsa Indonesia di tengah terjadinya dinamika konflik global dewasa ini. 

Di tengah konflik global, Sigit memaparkan, pemerintah Indonesia terus melakukan diplomasi dengan mengedepankan politik luar negeri bebas aktif. Hal itu juga disertai komitmen pada prinsip negara non blok guna memitigasi dampak eskalasi global. 

Selain itu, kata Sigit, Indonesia turut berperan aktif dalam mendorong upaya perdamaian antara Palestina dan Israel, serta Iran dan Israel-Amerika Serikat dengan bergabung dalam Board of Peace melalui pendekatan Two State Solution.

Menyikapi dinamika global tersebut, Sigit menegaskan, pemerintah telah menetapkan berbagai program dan kebijakan yang dirumuskan dalam misi Asta Cita, 17 program prioritas, 8 program hasil terbaik cepat, serta 8 sasaran prioritas nasional.

"Berbagai kebijakan tersebut diwujudkan melalui upaya hilirisasi energi dan industri serta swasembada pangan guna memperkuat kemandirian bangsa, sehingga Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri," kata Sigit dalam apel ojol dan buruh di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (8/3/2026). 

Sigit mengungkapkan, saat ini, pemerintah mendorong hilirisasi di berbagai sektor, antara lain industri bauksit, baterai listrik, otomotif, semikonduktor, serta berbagai komoditas strategis lainnya. 

Secara keseluruhan terdapat sekitar 18 program hilirisasi besar, termasuk proyek waste to energy yang tersebar di 34 wilayah. Selain itu, penguatan juga dilakukan pada sektor pangan, perikanan, dan industri makanan. 

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement