Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Netanyahu Dilaporkan Tewas Dirudal Iran, Ini Respons Kantor PM Israel

Rahman Asmardika , Jurnalis-Minggu, 15 Maret 2026 |12:49 WIB
Netanyahu Dilaporkan Tewas Dirudal Iran, Ini Respons Kantor PM Israel
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu,
A
A
A

JAKARTA – Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Sabtu (14/3/2026) membantah klaim di media sosial yang menyatakan bahwa ia telah dibunuh sebagai respons Iran terhadap serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel, lapor Anadolu.

Seorang koresponden Anadolu bertanya kepada kantor tersebut apakah mereka memiliki pernyataan tentang meningkatnya klaim di media sosial bahwa “Netanyahu telah dibunuh.” 

"Ini adalah berita palsu; Perdana Menteri baik-baik saja," jawab kantor tersebut.

Keraguan atas status Netanyahu muncul setelah kantor berita Iran melaporkan bahwa tokoh Zionis itu telah tewas dalam serangan rudal Iran pada 8 Maret. Sejak laporan tersebut, Netanyahu belum terlihat lagi di depan publik, menambah spekulasi mengenai kematiannya.

Pada 12 Maret, pemerintah Israel merilis video Netanyahu berpidato tentang perang yang sedang berlangsung dengan Iran. Video tersebut, yang tampaknya dirilis untuk meyakinkan publik bahwa Netanyahu masih hidup, justru menimbulkan efek sebaliknya. Warganet mencatat adanya artefak penggunaan kecerdasan buatan (AI) pada sosok Netanyahu, sehingga menambah dugaan bahwa Tel Aviv menggunakan AI untuk menyembunyikan kematian sang Perdana Menteri.

 

Di media sosial, sebagian warganet meyakini Netanyahu telah tewas, sementara sebagian lainnya skeptis, dan ada juga yang secara tegas menolak dugaan tersebut. Banyak warganet juga meyakini bahwa Menteri Keamanan Israel turut tewas bersama beberapa pemimpin militer.

Ketegangan regional meningkat sejak Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Iran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk, yang menurut Iran diarahkan pada “aset militer AS.”

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement