Politikus Partai NasDem tersebut sengaja terjun langsung memantau kebutuhan warga Pangalengan, Kabupaten Bandung, menjelang Lebaran 2026. Ia ingin memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah situasi ekonomi global yang sedang bergejolak.
"Hampir setiap menjelang Lebaran setelah saya dilantik, saya selalu datang ke Kecamatan Pangalengan. Ini berarti sudah dua kali saya ke sini setelah dilantik. Ini bukti komitmen saya untuk hadir di tengah masyarakat Pangalengan pada H-6 Hari Raya Idulfitri," kata Rajiv.
Menurut Rajiv, pembagian sembako ini bukan semata-mata bantuan materi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dengan masyarakat.
“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi. Kalau sembako hanya bagian agar pulang ada yang dibawa, tetapi yang paling penting adalah silaturahmi,” ujarnya.
Legislator dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat II yang meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat ini menegaskan ingin menjadi anggota DPR yang konsisten hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat momentum politik atau menjelang pemilu.
“Saya ingin konsisten hadir di tengah masyarakat dengan memberikan program-program yang bermanfaat. Tidak ada artinya menjadi anggota DPR jika tidak bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Rajiv juga mendengarkan aspirasi dari kepala desa dan tokoh masyarakat di Kecamatan Pangalengan. Ia mengaku menerima sejumlah masukan terkait kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
Salah satunya mengenai keterbatasan lahan di wilayah Pangalengan yang cukup padat sehingga menyulitkan pelaksanaan sejumlah program pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat.
“Kita tahu Pangalengan ini cukup padat. Bahkan untuk menjalankan berbagai program seperti pertanian atau peternakan juga sering terkendala karena lahannya terbatas,” katanya.
Ia mengatakan, wilayah Pangalengan memiliki banyak petani hortikultura. Karena itu, ia membuka peluang bagi kelompok tani untuk mengajukan bantuan alat maupun program yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian.
“Kalau ada petani hortikultura seperti sayuran atau kentang, nanti bisa diajukan alatnya. Kita lihat apa yang bisa dibantu,” imbuhnya.
Selain sektor pertanian, Rajiv juga menyoroti pentingnya peningkatan akses bantuan pendidikan bagi masyarakat. Ia mendorong agar jumlah penerima Program Indonesia Pintar (PIP) di wilayah Pangalengan dapat ditambah, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pada kesempatan tersebut, Rajiv juga memberikan hadiah ibadah umrah kepada tiga warga lanjut usia yang dinilai telah lama mengabdi kepada masyarakat, termasuk marbot masjid di wilayah tersebut.
“Alhamdulillah, ada tiga warga yang memenuhi syarat. Insya Allah mereka akan berangkat umrah setelah Lebaran Haji nanti. Yang lain tidak perlu iri, ini namanya rezeki,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.