Kemudian pada Minggu sekitar pukul 08.00 WIT, kapal yang berada di perairan Maluku Utara mengalami kerusakan mesin.
“Kru kapal telah berusaha melakukan perbaikan secara mandiri, namun belum berhasil. Selanjutnya kapten kapal melaporkan kejadian tersebut kepada pihak PELNI. Laporan itu kemudian diteruskan ke Basarnas Ternate untuk meminta bantuan SAR,” ujarnya.
Tim SAR yang menerima laporan tersebut kemudian mengerahkan personel dan KN SAR 237 untuk melakukan evakuasi. Operasi pencarian dimulai pada pukul 12.15 WIT.
“Sementara itu, kapal KM Sabuk Nusantara 115 yang berada di sekitar lokasi kejadian sempat berusaha melakukan penarikan. Namun upaya tersebut terkendala oleh ketinggian gelombang sekitar 2,5 hingga 3 meter. Saat itu kapal mengalami kemiringan sekitar 20 derajat,” jelasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.