JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, cuaca panas ekstrem melanda Ibu Kota dalam beberapa hari terakhir. Hal tersebut diakui Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang telah menerima laporan dari BMKG.
“Yang pertama, untuk menghadapi Idulfitri, memang data BMKG menunjukkan sebelumnya cuacanya panas,” kata Pramono di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/3).
Namun demikian, ia menyampaikan bahwa curah hujan dengan intensitas menengah diprediksi akan turun saat Lebaran 2026. Hujan tersebut diharapkan dapat membantu menurunkan suhu panas di Jakarta.
“Tetapi pada saat Idulfitri ada kemungkinan curah hujan menengah,” ujarnya.
Dengan adanya potensi hujan tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum berencana melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) atau hujan buatan.
“Sehingga dengan demikian, Jakarta masih belum memerlukan upaya hujan buatan,” sambungnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.