Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Arus Mudik Lingkar Gentong H-3 Lebaran Mencapai 28.611 Kendaraan

Rohman Wibowo , Jurnalis-Rabu, 18 Maret 2026 |09:21 WIB
Arus Mudik Lingkar Gentong H-3 Lebaran Mencapai 28.611 Kendaraan
Bus melintasi Lingkar Gentong , Tasikmalaya.
A
A
A

TASIKMALAYA – Lonjakan arus kendaraan mudik mulai terjadi saat H-2/H-3 Lebaran. Tercatat sebanyak 28.611 kendaraan melintas dari arah Bandung ke Tasikmalaya via Lingkar Gentong pada Selasa (17/3/2026).

“Arah Bandung ke Tasikmalaya 28.611 kendaraan. Arah Tasikmalaya ke Bandung, 17.500 kendaraan,” kata Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan, saat dihubungi iNews Media Group, Rabu (18/3/2026).

Riki mengatakan ada kenaikan jumlah kendaraan yang melintas Lingkar Gentong dibandingkan periode mudik tahun lalu. Adapun pada Senin (16/3), sebanyak 15.000 kendaraan melintas kawasan tersebut. Artinya, terjadi kenaikan hampir setengahnya.

Perlu diketahui, terdapat titik rawan kemacetan (trouble spot) dan rawan kecelakaan (black spot) di Lingkar Gentong dan sekitarnya menuju Ciamis yang telah diidentifikasi Polres Tasikmalaya Kota. Pemudik diimbau untuk memperhatikan keselamatan saat melintas jalur tersebut.

Riki menjelaskan, black spot yang dimaksud berada di Tanjakan Gentong. Di area ini terdapat tanjakan dengan kemiringan yang memengaruhi kestabilan kendaraan saat berbelok.

 

Di Lingkar Gentong juga terdapat titik yang menjadi langganan truk berhenti. Saat arus mudik memuncak, keberadaan truk yang menepi untuk istirahat dan makan sering menjadi ganjalan arus lalu lintas.

Adapun trouble spot berpusat salah satunya di Simpang Tiga Pamoyanan. Area tersebut merupakan jalur penghubung antar kabupaten/kota.

Simpang Tiga Pamoyanan menjadi penghubung arah Tasikmalaya ke Majalengka, Kuningan, hingga Ciamis. Potensi kemacetan juga bisa terjadi di sekitar Polsek Rajapolah. Riki menyebut di sana terdapat jalan raya gantung yang mengarah ke Ciamis.

Biasanya, hambatan arus lalu lintas terjadi akibat laju truk sumbu tiga. Karena itu, kawasan ini akan direvitalisasi sebagai kantong parkir kendaraan besar, mengingat masih tersedia ruang parkir.

Terakhir, titik rawan juga berada di perbatasan Ciamis, Cihaurbeuti. Lokasi ini merupakan perbatasan Kadipaten dengan Malangbong, Garut. Jalur arteri sepanjang 35 kilometer ini menjadi fokus pengawasan Polres Tasikmalaya Kota.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement